Tips Pemula dalam Menurunkan Berat Badan

Puluhan studi telah membuktikan diet rendah karbohidrat seperti yang diterapkan di blog pantang diet ini berhasil menurunkan berat badan, mengurangi resiko sakit jantung, dan mengelola diabetes dengan lebih efektif. 

Beragam penelitian tentang diet rendah karbohidrat lebih efektif dalam menurunkan berat badan daripada diet rendah lemak atau pengurangan kalori biasa bisa dibaca di: https://authoritynutrition.com/23-studies-on-low-carb-and-low-fat-diets/

Apa bedanya diet rendah karbohidrat dibandingkan diet mengurangi kalori secara umum atau dibandingkan dengan diet rendah lemak?

Diet rendah karbohidrat memiliki efek yang signifikan terhadap level insulin dibandingkan diet-diet yang hanya mengurangi kalori atau lemak. 

Apa itu insulin?

Insulin adalah hormon penting yang mengatur penyimpanan lemak di tubuh. 

Menurut ilmu endokrin dari buku teks: Lehninger’s Principles of Biochemistry mengemukakan bahwa..

“High blood glucose elicits the release of insulin, which speeds the uptake of glucose by tissues and favors the storage of fuels as glycogen and triglycerides, while inhibiting fatty acid mobilization in adipose tissue.”

Dengan kata lain, mengkonsumsi karbohidrat (glukosa) akan meningkatkan kadar insulin.

Insulin akan mendorong sebagian glukosa hasil dari pencernaan karbohidrat ini ke liver/hati sebagai glikogen dan juga ke sel-sel otot sebagai sumber tenaga. 

Dan sebagian sisanya yang tidak digunakan sebagai tenaga akan disimpan sebagai trigliserida di dalam lemak tubuh. 

Glikogen yang bisa dicadangkan ke dalam liver dan otot sangat terbatas, hanya beberapa ratus gram saja, tapi trigliserida yang disimpan di dalam sel-sel lemak tidak terbatas, bisa sampai ribuan gram bahkan puluhan ribu gram. 

Maka dari itu, seseorang bisa kelebihan berat badan dengan timbunan lemak tubuh sampai beberapa kilogram bahkan puluhan kg. 

Serta, insulin menghambat peluruhan dan penggunaan lemak sebagai sumber energi. 

Setelah insulin beraksi, gula darah akan menurun bahkan kalau kadar insulin sudah berlebihan (sensitivitas sel berkurang hingga resisten karena eksposur insulin yang sering), maka seseorang akan mudah merasa lapar lagi. 

Seperti lingkaran setan, karbohidrat menaikkan gula di darah, gula darah memicu insulin, insulin menurunkan gula darah dan kebanyakan disimpan jadi lemak hingga seseorang mudah lapar dan ingin yang manis-manis seperti glukosa (karbohidrat). 

Begitu seterusnya hingga dosis insulin yang dibutuhkan terus bertambah dan tubuh akan memproduksi insulin lebih banyak. 

Kalaupun ada orang yang tetap kurus walaupun banyak makan karbohidrat dan gula, bisa saja dia memiliki fatty liver yang bisa dilihat dari ultrasonografi. 

Jadi lemaknya menumpuk di hati (visceral & ectopic fat) tidak terlihat dari luar masih tampak kurus. 

Namun insulin orang kurus yang banyak makan karbohidrat ini sudah tinggi, tiba-tiba bisa terkena penyakit diabetes tipe dua. 

Orang kurus saja bisa memiliki tingkat insulin yang berlebihan, apalagi orang yang perutnya buncit. 

Itu sudah jelas tandanya kalau insulinnya sudah ketinggian. 

Hyperinsulinemia adalah kondisi dimana kadar insulin tinggi dan lama turunnya walau sudah lewat berjam-jam setelah waktu makan terakhir. 

Selama kadar insulin masih tinggi, tubuh cenderung menimbun lemak daripada menggunakannya sebagai sumber energi. 

Jadi, tujuan kita adalah menurunkan kadar insulin sehingga sel-sel lemak di dalam tubuh bisa meluruh dan akhirnya menurunkan berat badan. 

Untuk mencapai tujuan ini, seseorang harus berpantang memakan karbohidrat sama sekali dan hanya memakan makanan hewani yang alami (bukan yang diproses). 

Coba ikuti saja prinsip pantang diet dengan berpantang makan pati, umbi-umbian, kacang-kacangan, dan yang dari biji-bijian seperti gandum, beras, serta jagung. 

Yang utama harus dihindari total adalah tepung dan gula. 

Silahkan baca bahaya gula dari berbagai riset di artikel saya sebelumnya

Makanlah makanan yang alamiah bagi manusia selama ratusan ribu tahun.

Yaitu makan daging (sapi/kambing/ayam), ikan dan segala jenis hewan air lainnya.  

Jangan takut makan daging merah kecuali yang sudah diproses itu tidak baik. 

Daging merah yang alami mengandung banyak protein dan lemak esensial seperti omega tiga serta vitamin plus mineral penting seperti zat besi yang jumlahnya berpuluh-puluh kali lipat dari sayuran*. 

*100 gram daging sapi = 1750 gram sayur bayam. 

Silahkan baca tentang pemahaman yang salah akibat misinformasi terhadap lemak dan kolesterol di tulisan saya yang lalu disini.

Diet (gaya makan) rendah karbohidrat ini akan membuat kita menjadi pembakar lemak yang optimal. 

Selama kita mengkonsumsi glukosa (karbohidrat) dan kadar insulin tinggi, kita tidak akan membakar lemak secara optimal malah menjadi penimbun lemak. 

Tanpa disadari setiap tahun berat badan bertambah setengah kilogram sampai 2 kg per tahun karena terus-menerus lemak tubuhnya bertambah.

Maka dari itu, beralihlah menjadi pembakar lemak dengan berpantang karbohidrat. 

Manusia sejatinya adalah pembakar lemak, makan karbohidrat kalau terpaksa saja alias kelaparan tidak mendapatkan daging hewan untuk dimakan. 

Sementara belum bisa memperoleh binatang sebagai makanan, manusia menyimpan karbohidrat dalam bentuk cadangan tenaga di sel-sel lemak tubuhnya. 

Untuk bisa menjadi pembakar lemak yang optimal setelah sebelumnya adalah pemakan karbohidrat/gula, dibutuhkan masa transisi. 

Di masa transisi ini biasanya ada reaksi seperti lemas, pusing, mual, dan sebagainya. 

Ini wajar karena tubuh beradaptasi dan mempersiapkan sistem pencernaan dengan enzim-enzim yang dibutuhkan untuk mencerna protein serta lemak supaya lebih optimal. 

Kuatkan diri apalagi jika sebelumnya sudah kecanduan karbohidrat. 

Kecanduan gula lebih kuat daripada kecanduan narkoba. 

Biasanya gejala-gejala ini bertahan hanya beberapa hari saja, paling lama seminggu tapi paling cepat hanya sehari bahkan beberapa tidak mengalami gejala apapun yang biasa disebut ‘keto-flu’ ini. 

Lalu, bagaimana tips dalam memulai diet rendah karbohidrat tanpa merasa pusing atau lemas?

Cara paling mudah adalah dengan meningkatkan asupan lemak dari makanan. 

Misalnya dengan makan daging yang berlemak seperti ribeye steak ditambah butter

Tapi kalau sudah berhasil mengkonversi diri menjadi pembakar lemak, kurangi asupan lemak dari makanan supaya tubuh mengambil kebutuhan lemak dari sel-sel lemak tubuh sendiri. 

Berat badan pasti turun kalau kita membakar energi yang berasal dari lemak tubuh sendiri. 

Tapi untuk memulai diet pantang karbohidrat, kita juga harus pantang diet.

Dalam arti jangan membatasi makan dagingnya, makanlah jika lapar atau sekedar bad mood (rasa kesal, malas, bete juga bisa berarti tubuh butuh makan) dan makanlah daging sampai sekenyang-kenyangnya.

Ini dilakukan supaya tidak tergoda untuk ngemil atau cheating dengan makan karbohidrat atau craving yang manis-manis. 

Tubuh akan memulai proses penyembuhan dan membutuhkan banyak nutrisi dari daging. 

Jangan heran kalau merasa ingin makan daging yang banyak.

Ikuti saja karena pada awalnya banyak zat gizi di dalam daging yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki metabolisme. 

Jangan khawatir malah naik berat badannya, fokus utama adalah mengoptimalkan kesehatan dan metabolisme supaya bisa membakar lemak lebih efektif lagi. 

Yang penting jangan makan karbohidrat lagi. 

Apalagi jika makan karbohidrat dengan protein dan lemak, jadi malah tambah banyak lemak di tubuhnya. 

Kolesterol dan lemak juga bisa menempel, menyumbat pembuluh darah karena ada gula darah yang mengiritasi dan insulin yang mengeraskan dinding pembuluh darah.

Cukup makan daging saja jika lapar dan minum jika haus. 

Jangan sampai kekurangan minum (kurang cairan). 

Kita juga bisa dehidrasi dan kekurangan elektrolit karena insulin yang turun. 

Insulin bersifat menahan sodium dan air, begitu kita berpantang karbohidrat biasanya jadi sering kencing. 

Minumlah air putih atau teh tawar hangat secukupnya dan tambahkan sedikit garam alami bermineral untuk kebutuhan elektrolit untuk mengatasi dehidrasi. 

Coba lakukan prinsip pantang diet selama dua minggu buktikan dengan lingkar pinggang yang berkurang beberapa centimeter. 

Teruskan hingga sebulan dan lihat berat badan berkurang beberapa kilogram di timbangan. 

Lanjutkan selama enam bulan kita akan sadari bahwa sistem imun kita menguat dengan jarangnya sakit, demam, diare, batuk, dan pilek. 

Dalam setahun silahkan tes darah cek profil kolesterol membaik, kadar trigliserida menurun, dan radang sendi serta asam urat hilang. 

Kesehatan secara keseluruhan menjadi prima. 

Kemudian, silahkan lakukan seumur hidup dengan usia yang panjang berkat pantang diet. 

Iklan