Tentang Tiroid


1 dari tujuh wanita pasti akan bermasalah tiroidnya di dalam hidupnya.

Hipotiroid adalah yang paling umum dalam tiroid yang bermasalah.

Biasanya pikiran agak lemot, depresi, pikun, berat badan naik, sembelit, kulit kering, rambut rontok, kedinginan, suara bindeng, mens tidak teratur, tidak subur, otot kaku dan nyeri, serta berbagai gejala lainnya.

Karena semua sel2 di tubuh memiliki reseptor untuk hormon tiroid, semua sistem di dalam tubuh akan terpengaruh kalau tiroid bermasalah.

Tiroid ini seperti gir kunci di mesin badan kita.

Otak, sistem cerna, pembuluh darah dan jantung, tulang, empedu dan liver, produksi hormon2 lainnya, metabolisme gula, lemak, kolesterol, protein, dan juga mengatur suhu tubuh.

Banyak masalah tiroid yang tidak ketahuan karena hasil2 lab yang normal dan suka salah diagnosa ke penyakit lain, serta kalaupun diketahui penanganannya kurang karena tidak sampai ke akar masalah.

Banyak dokter meresepkan hormon pengganti dan suplemen yodium.. Tapi kembali lagi, ini hanya mengatasi gejala, tidak ke akar masalah.

Sama seperti GERD atau maag dikasih obat penekan atau penyetop asam lambung, makan makanan yang basa/alkali, itu hanya meredakan gejala padahal akar masalahny sendiri justru adalah bakteri yang berlebihan bikin fermentasi dan inflamasi, bakteri yang banyak akibat asam lambung yang sedikit.

Jadi untuk mengatasi akar masalah berbeda dari meredakan gejala. kembali ke topik tiroid, apa akar masalahnya?
Akar masalahnya adalah gangguan tiroid merupakan penyakit autoimun.

http://www.sciencedirect.com/science?_ob=ArticleURL&_udi=B7G7C-4FN2J25-3T&_user=10&_coverDate=08%252F31%252F1988&_rdoc=1&_fmt=high&_orig=search&_sort=d&_docanchor=&view=c&_acct=C000050221&_version=1&_urlVersion=0&_userid=10&md5=a282ce353fbf58224c871f83ad9aee51

http://www.sciencedirect.com/science/journal/0950351X

90 persen orang yg hipotiroid membuat antibodi ke jaringan tiroid dan membuat sistem imun menyerang tiroid, bikin tingkat hormon tiroid menurun, dan kebanyakan akan didiagnosa sebagai sindroma hashimoto.

Dokter2 juga tau kalau hipotiroid itu sebagai salah satu penyakit autoimun, tapi kebanyakan upaya medis kurang efektif hanya menggunakan steorid untuk menekan sistem imun dengan dampak yang buruk di masa depan seperti multiple sclerosis, rematik, dan crohn.

Maka untuk hashimoto biasa ngga diresepin obat penekan sistem imun ini. 
dibiarkan hingga benar2 menunjukkan gejala hipotiroid karena sistem imun udah cukup merusak tiroid baru dikasih hormon pengganti.

Dan jika ada masalah lain kayak depresi atau resistensi insulin baru dikasih obat lagi, begitu seterusnya. Padahal akar masalahnya jelas, sistem imun yang menyerang kelanjar tiroid.

Jadi masalahnya bukan di tiroidnya melainkan di sistem imunnya. Karena jika sistem imun ini tidak terkontrol bukan hanya tiroid yang bermasalah…

Tes tiroid biasa hanya mengecek TSH dan T4 aja dan biasanya tiap lab ngga sama alias berbeda-beda akurasinya. 

Tapi masalahnya ada beberapa gejala gangguan tiroid yang ngga ketahuan.

Serta ada juga hipotiroid karena stres, infeksi, inflamasi, gula darah yang fluktuatif, kehamilan, hipoglikemia dan resistensi insulin.

Lalu tes TSH dalam jangkauan normal T4 agak rendah. atau konversi T4 ke T3 yang kurang, jadi T3 nya kurang, biasanya karena kortisol yang ketinggian
atau estrogen yang berlebihan (misalnya dari pil KB premarin atau yang banyak estrogen) bisa bikin naik TBG (thyroid binding globulin) sedangkan TSH atau hormon tiroid normal2 aja.

PCOS dan resistensi insulin pada wanita menyebabkan kenaikan hormon testosterone, ini juga bisa bikin TBG rendah, dan banyak lagi, utamanya karena stres dan kortisol yang tinggi sih..

Pihak medis harus mengetahui diagnosis yang akurat agar jangan hanya meresepkan obat dengan dosis yang tidak pas.

Dan beragam masalah autoimun seperti tiroid ini karena intoleransi gluten.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15244201

http://www.eje-online.org/content/130/2/137.abstract

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9872614

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11768252

Jadi kalau kita makan makanan yang mengandung gluten, gliadin sebagai protein nabati ini mirip dengan jaringan tiroid strukturnya. 

Jika usus bocor halus (leaky gut) dan gliadin menembus ke darah, sistem imun kita akan menandainya dgn antibodi untuk diserang, celakanya jaringan tiroid ikut kena.

Tapi susahnya gluten itu ngga hanya ada di gandum tapi biji2an lain seperti jagung, oats, bahkan di nasi pun ada walau sedikit serta setengah orang yang intoleransi sama gluten juga bergejala jika minum susu yang masih ada protein casein yang mirip gliadin.

Dan masalahnya lagi intoleransi gluten itu sulit terdeteksi (kecuali udah jelas2 celiac) karena bukan hanya gangguan cerna tapi sendi inflamasi, kulit dan nafas serta otak, bisa aja perut malah ngga tampak bermasalah pas makan roti atau mie.

Lalu sistem imun pun udah kehabisan antibodi jadi gejalanya tak terlalu tampak tapi akar masalah belum reda.

Dan lagipula biji2an ini juga mengandung anti nutrisi yang menghambat penyerapan gizi, merusak usus (bikin bocor halus) dan autoimmune bisa berlanjut ke jenis yang lain..

Pada umumnya kekurangan yodium juga bisa menyebabkan gangguan tiroid di seluruh dunia, makanya di beberapa negara garamnya ditambahkan yodium. 

Tapi kelebihan yodium juga ngga bagus, bikin autoimun makin menjadi-jadi karena yodium menghambat aktivitas enzim yang mengatur produksi hormon tiroid.

Dan yodium yang bermasalah ini karena defisiensi selenium yang merupakan mineral penting dalam sistem imun.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16837619?dopt=Abstract

http://press.endocrine.org/doi/full/10.1210/jcem.87.4.8421

http://ajcn.nutrition.org/content/70/5/896.full

Tapi masalahnya, kalau mengandalkan suplemen selenium dalam jangka panjang bisa bikin masalah sistem cerna, kerusakan saraf, rambut dan kuku rontok, mulut bau, dan kelelahan serta bisa memperparah kondisi hipotiroid itu sendiri.

Jadi solusinya adalah dengan makan makanan alami yang mengandung selenium yang pas seperti: ikan salmon, tuna, udang, ayam, telur, domba, kambing.

Orang-orang dengan sindrom metabolik dimana insulin dan gula atau lemak darah udah mulai bermasalah juga rawan gangguan tiroid. 

 Diabetesi, obesitas dan perut buncit, trigliserida dan kolesterol serta inflamasi tinggi juga merusak kelenjar tiroid dengan insulin resistensinya.

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16530289

Tapi bukan cuma masalah gula darah tinggi, bahkan gula darah rendah pun menyebabkan gangguan di tiroid. 

Hal ini karena kortisol akan terpacu terus supaya liver bikin glukosa akibat gula darah yang rendah, adrenalin naik dan jantung deg2an melulu, lalu berasa mudah lelah, gampang kesel, pusing2 karena masalah ini.

Intinya, gula darah puasa sebaiknya di kisaran 75-100 mg/dL dan gula darah setelah makan 1-2 jam baiknya di 120 mg/dL dan udah balik lagi ke 100 setelah 3-4 jam makan.

Selain masalah insulin dan tiroid berkaitan (kelihatan dari gula darah), tiroid juga punya hubungan dengan perut lho… 

70 persen sistem imun ada di dalam perut atau gut. 

Maka bahayanya leaky gut atau usus bocor itu adalah protein yang tidak tercerna lalu memicu serangan sistem imun yang juga ke organ-organ sendiri alias autoimun.
kenapa usus bisa bermasalah dan bocor? Itu karena inflamasi, yang disebabkan?

oleh:…
BAKTERI!!

Walau ada bakteri baik juga yang berperan dalam konversi T4 yang tidak aktif menjadi hormon tiroid aktif T3 jadi penting untuk mengembalikan keseimbangan flora usus yang sehat.

Akan tetapi inflamasi oleh bakteri2 dimana dinding selnya mengandung lipopolysaccharides (LPS) meningkatkan kortisol, menurunkan hormon tiroid (TSH) serta memicu penyakit autoimun
asam lambung yang lemah juga berperan disini, membuat bakteri2 banyak tidak seimbang, sama dengan masalah GERD atau ulu hati terbakar kemaren masalah asam lambung rendah juga turut menyebabkan masalah.

Ketika mencerna lemak juga jadi susah karena cairan empedu turut terhambat dengan hypochlorhydira ini (asam lambung yang rendah).

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10448775

Jadi, tiroid yang bermasalah ini disebabkan oleh autoimun dari intoleransi manusia pada gluten tepatnya gliadin, banyak di gandum dan biji2an serta gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, plus kesehatan usus (keseimbangan mikroba) serta stres..

Yaitu tres karena masalah kehidupan, polusi lingkungan, kelelahan, kurang tidur, kurang makan, infeksi virus

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/3527687

Mas reza mau tny td mas jabarkan penanganan tiroid suka ga terdeteksi krn hasil lab terlihat normal

Klo begiti bagaimana cara mendeteksi gangguan tiroid klo hasil lab sering terlihat normal?

Jawab:

Makanya harus didagnosis dengan akurat, tes ga cuma TSH dan T4 tapi T3 dan rT3 dan rT4 serta intoleransi terhadap gluten dan gula darah serta inflamasi plus kondisi sistem imun. 

Gampangnya kita cari aman dan sehat aja, pantang gluten pantang tepung atau biji2na, hindari stres dan jaga keseimbangan mikrobiota usus dan menguatkan sistem imun, lewat kecukupan sinar matahari karena hormon vitamin D aktif mempengaruhi sel T sang jenderal daya tahan tubuh manusia. 

Dan keseimbangan omega tiga dan omega 6 penting juga untuk mencegah dan mengurangi inflamasi yang menyebabkan tiroid bermasalah yang paling bagus di daging merah dan ikan.

Selain itu, pengobatan dengan hormon pengganti bisa tetap dilanjutkan silahkan konsultasi sama dokter atau pihak medis, dari alternatif kayak akupuntur juga bisa membantu, yg peting tau dulu masalahnya apa?

Oleh karena stres, inflamasi, gluten, autoimun, defisiensi yodium dan selenium, efek samping obat2an lain, kortisol atau insulin? dan PD akan mendukung proses kesembuhan dengan makan daging dan/ikan, berjemur kena sinar matahari serta tidak puasa lama2.

Jika puasa kelamaan dan kafein kebanyakan juga bisa bikin adrenaline fatique, ujung2nya tiroid bermasalah. makan sayuran hijau yang banyak mengandung goitrogen juga kalau kebanyakan akan hambat penyerapan yodium bikin masalah sakit gondok atau tiroid terganggu.

Tapi memang, diet rendah karbohidrat di masa-masa awal beradaptasi bisa membuat seakan-akan tiroid bermasalah padahal hanya sementara dan tidak berdampak buruk asal tetap makan daging yang teratur selama waktu transisi.

Malah banyak yang membaik masalah tiroidnya dengan pola makan ala nenek moyang manusia purba/paleo tanpa grain atau tepung jaman modern, contohnya:

Janelle Pica; Tahun 2007 tiba jantung yang suka berdebar dan badan gemetar.. 
Rambut rontok dan banyak masalah di kulit.. Infeksi.. Jamuran.. 

Semua gara2 tiroid bermasalah.. 
Disuruh tunggu 10 tahun sampai tiroid nya hancur oleh sistem imun lalu baru terapi hormon pengganti.. 

Gila kan 10 tahun dibiarkan depresi dan ngga bisa Bangun kalau tiroid lagi lemah kalau lagi hiper panik attack untung dia belajar2..

Lalu coba diet paleo ala manusia purba menghindari biji2an dan kacang2an ngga makan tepung dan gula banyak makan daging..

Sekarang udah aktif dan tiroidnya ngga masalah..

*kalau suka tulisan2 saya silahkan berdonasi seikhlasnya aja ke rekening bca 3450150079 (tidak wajib) traktir saya yaa!

Iklan