​Kenapa Serat (Dianggap) Sehat? 


Karena serat (khususnya yang dari tanaman), membuat bab lancar dan bersifat pre-biotic. 

Alias memberi makan mikroba usus yang bantu pencernaan, makanan bakteri ini adalah mucus. 

Serat berjenis insoluble bersifat kasar dan mengiritasi, menyakiti usus membuat mucus. 

Usus yang iritasi ini jadi mengeluarkan lendir atau mucus lebih banyak untuk proteksi, tapi:

Seakan-akan jadi bikin bab lancar, dan selulosa dari serat yang ngga bisa dicerna jadi feses. 

Kelebihan mucus inilah menjadi makanan bakteri cerna seakan-akan juga serat ini baik. 

Dan kebanyakan serat meningkatkan volume feses dari selulosa yang tidak bisa dicerna, 

Seperti kenyang tanpa butuh banyak kalori, cocok untuk diet, tapi bikin kurang makan. 

Efeknya metabolisme turun, suhu badan drop, tangan dingin, libido rendah, males dan bete. 

Orang yang kurang makan juga sebenarnya jadi jarang bab, tapi serat memberikan solusi ini. 

Seperti yang dijelaskan diatas, serat membuat seakan-akan lancar bab padahal mengiritasi. 

Kalau kurang lancar bab, badan dan tangan dingin, libido rendah, emosian: silahkan makan! 

Makan yang banyak daging berlemak biar bab lancar, minum susu, krim, dan konsumsi butter.

Itu akan memberikan makanan ke mikroba usus juga serta bikin bab lancar tanpa mengiritasi. 

Jadi kita tidak butuh serat, selulosanya tidak bisa dicerna, mengiritasi usus: rawan kanker. 

Walaupun begitu, sedikit sayur dan buah tidak masalah kalau butuh vitamin serta mineralnya.

Ikuti pola makan dan gaya hidup sehat Pantang Diet (pantangdiet.com) dan baca ebooknya untuk daftar makanan yang dianjurkan dan yang dibatasi tapi masih boleh seperti sayur & buah. 

Tapi kita tak butuh serat! 

*sumber ilmiah: https://www.livescience.com/7089-fiber-healthy-damages-insides.html 

**mohon donasinya untuk pengembangan ilmu yang bermanfaat ke rek bca 3450150079 serta sumbangan untuk anak berkebutuhan khusus.

Iklan