​Rakus dan Resistensi Leptin

Rakus dan Resistensi Leptin

Orang yang rakus jadi makan berlebihan, kebanyakan simpanan lemak sampai obesitas. 

Lama-lama sel lemaknya membengkak dan meradang, merusak liver dan pankreas jadinya:

Diabetes!

Walaupun bisa aja sebelumnya ngga gemuk tapi langsung diabetes karna hyperinsulinemia.

Jadi jangan rakus, tapi kenapa orang bisa jadi rakus atau makan berlebihan asupan kalorinya?

Itu karena sinyal kenyangnya terganggu, hormon yang bertanggung jawab adalah leptin. 

Leptin memberikan rasa kenyang di otak, bahwa kita sudah cukup energi dari nutrisi makanan. 

Orang yang rakus sudah terganggu sinyal hormon kenyang dari leptin ini, resistensi. 

Resistensi leptin terjadi ketika seseorang memiliki lemak darah (trigliserida) yang tinggi. 

Trigliserida ini meningkat ketika seseorang kebanyakan makan karbohidrat, olahan gula. 

Oleh karena, lemak yang beredar jadi tidak dibakar untuk tenaga karena banyak glukosa. 

Glukosa dari cerna karbo/gula, sehingga banyak trigliserida tidak teroksidasi, jadi kebanyakan. 

Kebanyakan trigliserida hambat sinyal leptin di saluran blood brain barrier menuju otak. 

Maka untuk memperbaiki sinyal kenyang dari hormon leptin kita harus turunkan trigliserida. 

Turunkan trigliserida dengan membatasi asupan karbo/gula khususnya yang prosesan.

Juga batasi makan lemak atau minyak karena kita juga tidak ingin menambah jumlah lemak. 

Utamakan makan protein khususnya yang bernutrisi tinggi dari hewani ala Pantang Diet. 

Baca-baca pantangdiet.com dan info lengkapnya di ebooknya (WA 087878105050) 

Donasi seikhlasnya aja untuk penyebaran ilmu yang bermanfaat ke rekening bca 3450150079

*sumber studi ilmiah: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15111494

Iklan