Perumpamaan Perbedaan Pembakaran Karbohidrat dengan Lemak dalam Metabolisme

Jika Metabolisme kita itu mirip api (unggun) ; 


Maka makan daging itu seperti membakar kayu besar.. 

Apinya (pembakaran kalori) tahan lama dan besar (energi yang dihasilkan lebih tinggi), 

Sehingga kita bisa berpuasa spontan aja alami ngga akan kelaparan dalam waktu lama dan makan bisa secukupnya saja. 

Makan karbohidrat itu seperti membakar korek, dedaunan, dahan kecil, ranting, atau kertas.. 

Apinya kecil, banyak asap (menghasilkan banyak radikal bebas dan bikin inflamasi juga) jadi mudah lapar lagi.. 

Jadi harus sering makan, untuk api metabolisme terus terbakar, jadi kebanyakan makan dan akhirnya jadi berlebihan, 

Apalagi jika makan makanan karbo prosesan dan produk olahan gula dengan tambahan lemak/minyak (junk-food, tepung & gula yang kurang nutrisinya) 

Makin mudah lapar dan susah kenyang, hormon insulin serta leptin terganggu, juga estrogen jika kebanyakan makan nabati, 

Ditambah gaya hidup kurang tidur serta stres, kacaukan hormon kortisol serta tiroid, 

Itulah penyebab banyak penyakit degeneratif, termasuk kelebihan berat badan, berperut buncit banyak lemak viseral yang ganggu organ hingga diabetes. 

Ayo, bakar bahan-bahan untuk api unggul metabolisme kita yang berkualitas, dari makanan alami bergizi tinggi ala Pantang Diet (pantangdiet.com/pdmm) 

Suka tulisan ini? Buy me a coffee (donasi seikhlasnya aja ke rekening bca 3450150079) #PD #pantangdiet #diet #sehat #enak #keto #ketogenic #ketogenik #ketodiet #paleo #primal #lowcarb #protein
*pertanyaan; .. Sebelumnya saya kalo konsumsi sate kambing atau iga bakar setelahnya khan sering sakit kepala dan leher. Setelah menjalani PD kok jadi enggak sakit lagi kenapa ya ?
.. Saya agak takjub juga nih, soalnya saya udah langganan sakit leher dan pundak, terlebih kalo habis konsumsi daging merah..
*jawabannya:.. Biasa yang pusing atau kencang itu abis makan daging merahnya sama nasi, lontong atau ketupat, belum minumnya yang manis-manis alias berkarbohidrat.

Kalau kita makan karbo maka tubuh akan mengutamakan pembakaran glukosa hasil cerna karbo itu untuk tenaga,

Alhasil lemak-lemak yang  dimakan di daging jadi numpuk di pembuluh darah bareng aliran lemak yang  dari sel-sel lemak juga tidak terpakai karena yang dibakar utk tenaga adalah karbo/gula,
Sementara gula yang berlebihan pun akan dijadikan lemak (de novo lipogenesis) juga fruktosa di Liver diubah jadi gula juga jadi lemak, menumpuk di organ liver dan pankreas bisa beresiko diabetes.

Lemak-lemak yang menumpuk banyak inilah bikin masalah, lemak darah tinggi juga gula darah yang naik plus insulin yang turut terpicu, semuanya menciptakan inflamasi atau peradangan plus ketegangan, darah jadi kental, tinggi trigliserida dan kolesterol.
Nah, kalau makan daging merah aja tanpa karbohidrat/gula, lemaknya  terbakar jadi tenaga, trigliserida di darah lama-lama turun, gula darah normal aja, dan insulin stabil tidak terus terpicu malah seimbang dengan glukagon yang dipicu juga olah konsumsi daging merah secara proporsional.
~Pesan ebooknya Pantang Diet Metode Mudah (cetak/jilid dan digital/pdf) via wa 087878105050 (pantangdiet.com/pdmm)
~Cek juga Youtube juga Twitter Pantang Diet serta join grup plus Page Facebook pantang diet dan telegram.me/pantangdiet untuk konsultasi dan mentoring gratis (yang berbayar jika konsultasi via japri one on one di program personal coaching) 

Iklan