Bedanya Diet Mainstream dan Pantang Diet

Bedanya Diet Mainstream dan Pantang Diet 

Diet Mainstream menyatakan untuk turun berat badan, menghindari obesitas dan diabetes kita harus kurangi kalori alias defisit kalori..

Ada benarnya, memang untuk turun berat badan, kalori masuk harus lebih rendah dari kalori keluar.

Tapi itu kayak bilang supaya kaya mesti banyak uang masuk daripada uang keluar, tidak membantu dengan tips2 praktis cara jadi kaya, memperbesar penghasilan uang utamanya..

Yang ada akhirnya diet mainstream mencoba mengurangi kalori masuk, kebetulan lemak paling tinggi kalori per gram jadi dibatasi, lalu banyak makan sayuran, serat, grains, supaya kalori terjaga.

Lalu berolahraga dengan kalori yang banyak dibakar kayak berlari, olahraga kardio, dll.

Orang yang diet kurang kalori ini merasa susah, mesti menahan lapar, makan tidak memuaskan, metabolisme turun, susah bertahan lama, kalaupun turun berat badan, akhirnya dalam waktu setahun dua tahun akan gagal dan banyak yang naik lagi.

Baca studinya : http://psycnet.apa.org/journals/amp/62/3/220/

Di PD kita mencari cara cepat dan mudah (baca Buklet PD Cara Cepat dan PD Metode Mudah) gimana caranya bisa menurunkan berat badan dengan cepat tapi hasilnya permanen, tetap bisa batasi kalori tapi mudah tanpa susah.

Pembatasan kalori di Pantang Diet terjadi alami, dengan mamangkas kalori yang minim gizi yaitu dari karbohidrat prosesan, tepung dan gula, junk-food, serta protein yang buruk & lemak yang jahat dari biji2an & kacang2an. 

Dengan diet rendah karbohidrat kita udah membatasi kalori tapi tanpa menderita karena utamakan makan daging, ayam, ikan, dll. Itu semua nutrisi dari hewani yang mengenyangkan.

PD membuat kita bertenaga tahan lama, gula darah stabil dan insulin serta inflamasi rendah.

Sedangkan pemakan karbo, diet mainstream, itu makannya harus sedikit, agak sering karena mudah lapar lagi, gula darah drop, dan sulit menahan diri, jadi banyak Cheating dll.

Cara lain untuk membatasi kalori tanpa menderita di PD adalah berpuasa, dengan tidak ngemil, makan cukup tiga kali atau dua kalo sehari dan ketika berpuasa lama bisa makan sehari hingga dua sekali aja!

Puasanya tidak susah, malah enak karena kenyang nutrisi dengan makan daging.

Tapi kalau hanya mengurangi porsi, makan sedikit aja, itu tidak puas dan nafsu makan jadi susah terkendali, ibaratnya sekali mulut terbuka inginnya mengunyah melulu, maunya makan sampai kenyang, amat sulit untuk membatasi kalori.

Kalau puasa itu mudah sekali membatasi diri, kalori jadi berkurang otomatis tapi pada waktunya makan (berbuka) makan bisa sangat memuaskan!

Bahkan puasa bisa naikin metabolisme, walau udah tiga hari ngga makan!

Baca risetnya di : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8172872

Otot pun terjaga, lean body mass seperti organ dan tulang aman tidak ikut turun beratnya. 

Sumber jurnal ilmiah: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19508406

Sedangkan kalau diet kurangi kalori secara mainstream akan banyak membakar otot dan mengurangi massa tulang, sungguh tidak menyehatkan, itu akibat mode pembakaran untuk tenaga lebih ke arah glukosa, dan jika kurang diambilah otot untuk pemenuhan gula dari glukoneogenesis.

Tapi ketika PD, Pemakan Daging dan Puasa Dry-fasting, massa otot terjaga, protein banyak dapat dari makan daging dan dijaga oleh HGH yang meningkat ketika berpuasa.

Penelitiannya : http://diabetes.diabetesjournals.org/content/50/1/96.long

PD juga mengutamakan pembakaran untuk energi berasal dari lemak istilahnya optimal jadi fat-adapted, bisa beraktivitas ngga lemas kayak diet biasa kurang kalori, puasa Dry Fasting meningkatkan kinerja asal udah fat-adapted.

Misal pada penelitian atlit-atlit muslim ketika berpuasa di bulan Ramadhan tapi tetap harus berkompetisi..

Cek aja studi ilmiahnya di: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19085449

HGH atau hormon pertumbuhan manusia yang meningkat ketika tidur, perlu untuk perbaikan organ dan otot, banyak dipicu ketika berpuasa juga, hingga 2000%!

Risetnya di: http://www.sciencedaily.com/releases/2011/04/110403090259.htm

Kalau hanya sekedar diet sangat rendah kalori, kurangi makan ala diet mainstream (rendah lemak dan banyak serat) itu tidak sehat dan HGH tidak terpicu.

Baca aja penelitian ilmiah di: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7533771

Puasa juga menurunkan insulin, meningkatkan sensitivitasnya, bikin hormon seimbang serta gula darah stabil serta meningkatkan kesehatan.

Referensi ilmu nutrisi : http://ajcn.nutrition.org/content/81/1/69.abstract
Dan studinya:

http://jap.physiology.org/content/99/6/2128.full

Baca juga pantangdiet.com/manfaatpuasa
Serta artikel medisnya:

http://www.karger.com/Article/FullText/100954

Mau lebih cepat lagi turun berat badannya? Silahkan puasa lebih banyak, lebih lama serta lebih sering khususnya dry fasting (pantangdiet.com/dryfasting2).

Mau lebih mudah turun berat serta sehat jangka panjang? Jauhi yang di PANTANG utamakan makan DIET (pantangdiet.com/prinsip-pantang-diet, pantangdiet.com/pdblueprint dan pantangdiet.com/intipd) 

PD adalah pola makan paling menyehatkan menurut pembelajaran saya, pengalaman buanyak orang sejak jaman purba, hahaha 😂 😁 jangan lupa untuk olahraga nya (kalori keluar), ala manusia purba juga; banyak jalan kaki, kalau lari sprint aja sebentar, banyak jalan kaki lagi, kena sinar matahari dan kalau gelap tidur aja karena ga ada lampu dan tv di gua, jadi tidur bisa lebih lama dan banyak. 

Semangat ✊ sehat!
*mohon dukungannya, ini bukan situs berbayar tapi boleh di-support untuk maintenance & literature research dengan berdonasi seikhlasnya ke rek bca 3450150079, pesan juga Buklet PD edisi cetak enak dibaca ke no 08979009509 

Iklan