Carb Eater of Fat Burner? 

Hidup adalah pilihan..


Menjadi mayoritas pembakar glukosa untuk tenaga atau fat burning dengan lemak sebagai bahan bakar utama energi kita.

Tubuh kita sudah memberikan petunjuk mana yang optimal untuk digunakan dalam kebanyakan waktu kita hidup..

Jika bahan bakar kita disimpan dalam tangki, cadangan gula di tubuh itu hanya sedikit, kayak segalon aja, kira-kira kalorinya hanya cukup untuk sehari saja.. 

Makanya carb eater butuh makan setiap hari dan sering supaya tidak drop gulanya. 

Tapi tangki lemak di badan, sebagai cadangan bahan bakar, bisa mengandung puluhan ribu kalori, mestinya bisa aja berpuasa tidak makan berhari-hari tetap bertenaga..

Orang yang kegemukan ibarat truk tangki yang membawa banyak bahan bakar tapi tidak bisa digunakan, itu karena terhalang hormon insulin yang menahan lipolysis lemak..

Proses pencernaan karbohidrat dan membakar glukosa untuk tenaga juga menghasilkan banyak radikal bebas, picu inflamasi tinggi, dan jangka panjang bisa merugikan kesehatan dengan penyakit degeneratif seperti diabetes, sakit jantung dan serangan store, serta kanker. 

Lemak itu seperti clean fuel, pembakarannya bersih dan jika kita malah kebanyakan lemak yang menyumbat darah dan menumpuk di organ, itulah yang menimbulkan penyakit..

Tapi banyak orang kesulitan mengakses lemak di dalam badannya karena terhalang oleh insulin yang ketinggian. 

Turunkan hormon insulin, normalkan respon leptin, dengan diet rendah karbo/gula dan akses bahan bakar lemak kita supaya hidup lebih sehat!

Gambar berasal dari e-Magazine PD edisi perdana, download GRATIS di file grup fb pantang diet: https://www.facebook.com/groups/1085642831500964/ #pantangdiet #diet #sehat #tanpalapar #makanenak #PD

Iklan