Menyalahkan Metabolisme?

Melanjutkan pembahasan teori NEAT di tulisan sebelumnya, kali ini kita lihat contoh di dunia nyata.

Sebut saja namanya Andi, seseorang yang kelebihan berat badan, sudah coba diet dan olahraga tapi tetap kesulitan.

Dia merasa metabolisme-nya lambat, tidak secepat temannya yang bisa makan banyak tapi tidak gemuk.

Dia sudah berolahraga dan diet, makan sedikit saja sudah bikin kelebihan berat badan.

Sebenarnya metabolisme atau pembakaran kalori untuk energi itu terbagi beberapa bagian;

Metabolisme dasar (untuk hidup, nafas, jantung berdetak, berpikir, dll.) pada setiap orang itu mirip-mirip, sekitar 60%

Metabolisme dasar (basal metabolic rate) itu sekitar 1000 hingga 1500 kalori perhari, malah orang gendut biasanya lebih tinggi dari orang kurus karena massa tubuh yang lebih besar.

Lalu ada metabolisme yang meningkat dari makan, proses sistem cerna (thermic effect of food) itu sekitar 10%

Banyak orang mencoba makan lebih sering untuk meningkatkan metabolisme, tapi dampaknya sama saja dengan makan jarang kalau jumlah total kalori asupan makanannya sama saja.

Kalau sering tapi kalori lebih tinggi memang metabolisme bisa naik, tapi input kalori juga bertambah.

Sisanya adalah metabolisme dari kegiatan fisik, inilah yang paling bisa dikendalikan oleh seseorang.

Banyak orang lalu mencoba berolahraga, tapi jika seminggu hanya 3 kali beberapa jam saja, itu rata-rata jadi hanya sekitar 100 kalori/hari saja.

Yang paling signifikan adalah pembakaran kalori dari kegiatan diluar olahraga alias NEAT (Non Exercise Activity Thermogenesis)

Selisih NEAT seseorang yang kerjanya duduk-duduk saja dengan orang yang banyak berdiri plus jalan kaki bisa seribuan kalori.

Bahkan perbedaan aktivitas karyawan dengan petani hingga 2000 kalori per hari!

Jadi, pernyataan yang benar adalah: Si Andi yang kegemukan ini bukan memiliki metabolisme yang lambat,

Melainkan tingkat aktivitas harian yang kurang. Sehari-hari tidak banyak membakar kalori dari NEAT

Coba bayangkan saja jaman dahulu sebelum banyak orang obesitas, dimana teknologi masih kuno:

Banyak orang jalan kaki kesana kemari, tidak ada belanja online, transportasi kurang, waktu muda sering naik turun tangga, suka membawa beban barang bawaan, jarang duduk-duduk seperti orang tua, jadi istilah semakin berumur metabolisme bukanlah semakin lambat, hanya saja metabolisme dari NEAT yang berkurang.

NEAT adalah faktor terpenting dari peningkatan obesitas, diabetes, dan penyakit kronis degeneratif lainnya.

Asupan makan kalori orang tidak banyak berbeda, bahkan karbohidrat dan gula yang sering disalahkan, itu turun konsumsinya menurut data.

Atur perilaku untuk meningkatkan metabolisme dengan perbanyak aktivitas NEAT, olahraga serta makan yang cukup protein (Thermic Effect of Food yang tertinggi)

Dibahas lebih rinci di ebooknya Pantang Diet 4.0: Empat Teknik Setel Nafsu Makan, pesan via WhatsApp087878105050 yaa!

#pantangdiet #tipsdiet #diet #notdiet #nodiet #antidiet #neat #weightloss #caraturunberatbadan

Iklan