Beda Sistem Cerna Manusia vs Kera

Kalau ada yang bilang Anda itu mirip monyet alias kera, jangan mau ya!

Walaupun mirip (gigi geligi, tangan dan jemari, serta.. Kalau apes muka juga mirip kali, hihihi.) Tapi manusia ada perrbedaan sedikit dalam sistem pencernaan dan sumber nutrisinya.

Meski sama-sama omnivora alias pemakan segala, tapi bukan berarti kita bisa samaan kebutuhan gizinya.

Kera (termasuk monyet serta gorila) lebih cocok makan banyak buah dan sayuran serta sedikit binatang seperti serangga, tampak dari perutnya yang besar bisa menampung banyak serat.

Perut yang besar berisi mikroba yang mengolah serat menjadi sumber kalori serta menghasilkan banyak gas, oleh karena bakteri usus memfermentasi karbohidrat berserat seperti buah dan sayuran sebagai sumber gizi utama.

Sedangkan, manusia memiliki perut yang kecil, lambung yang tinggi cairan asam untuk mencerna daging dengan beragam enzim pencernaan protein dan lemak sebagai nutrisi optimal.

Juga manusia tidak butuh gigi taring serta cakar seperti karnivora karena memiliki teknologi seperti pisau sejak ratusan ribu tahun untuk memotong.

Otak manusia juga jauh lebih besar dari kera sehingga sangat pintar dan berakal, membutuhkan banyak lemak khusus yang rantai Omega 3 DHA dan EPA hanya bisa berasal dari sumber lemak hewani tidak bisa dari nabati.

Sedangkan jutaan tahun evolusi kera atau monyet tidak bisa membesarkan otaknya hanya dengan makan sayuran dan buah-buahan serta binatang kecil.

Konsumsi serangga tidak bisa penuhi bahan baku otak yang besar itu butuh kolesterol, lemak, khususnya Omega 3 yang berasal dari hewan seperti ikan, daging, dan telur. Janganlah menjadi vegan atau vegetarian yang otaknya malah mengecil serta mudah depresi.

Jadi, jika ingin perutnya kecil hingga sickpack, tidak kembung, bergas atau sering kentut, jika ingin otaknya pintar tidak mudah emosi hingga depresi, coba saja makan daging yang banyak.

Dan kurangi karbohidrat apalagi jika; kelebihan berat badan, memiliki sakit autoimun, masalah saraf (psikologis), silahkan coba saja beberapa minggu.

Manusia dan kera memang omnivora tapi kesehatan yang optimal berasal konsumsi nutrisi dari hewani yang rendah zat anti nutrisi (lectin, oksalat, dll.)

Baca ebooknya Pantang Diet 2019 dan ikuti konsultasi one on one privat via WhatsApp 087878105050 atau join telegram.me/pantangdiet untuk mentoring gratis!

Iklan